Rumah Minim Sampah Plastik (How To )


Sesuai janji saya pada tulisan sebelumnya di sini , pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi pengalaman mengenai bagaimana cara mengelola sampah plastik dalam rumah tangga. Dalam mengelola sampah plastik saya berpedoman dengan menciptakan rumah minim sampah. Sebelum benar-benar mengaplikasikan rumah minim sampah, terlebih dahulu saya berdiskusi dengan suami tentang niatan saya mencoba mengelola sampah plastik dengan menciptakan rumah minim sampah. Komunikasi dengan anggota keluarga ini sangat penting, agar semua orang memiliki frekuensi dan pandangan yang sama terkait sampah ruman tangga. Sehingga ke depannya, saya tidak akan bekerja sendiri. Kalau saya sendiri yang melakukannya, aduh membayangkannya saja sudah pusing! Nah, biar nggak tambah stress karena mengelola sampah plastik, sebaiknya komunikasikan terlebih dahulu dengan seluruh anggota keluarga, bila perlu bikin presentasi agar mudah dimengerti. Jika memang anggota keluarga lainnya belum siap, kita bisa ajukan masa percobaan untuk melihat keuntungan yang bisa didapat dari rumah minim sampah secara nyata.


Sebisa Mungkin, Tolak dan Kurangi

Sesuai dengan konsep 3R,4R,dan atau 5R, maka kunci dalam mengelola sampah plastik rumah tangga adalah WAJIB hukumnya bagi kita untuk sebisa mungkin MENOLAK dan MENGURANGI penggunaan plastik. Mulailah dari hal-hal kecil yang sering kita lakukan dan banyak melibatkan plastik. Misalkan, sebagai yang suka belanja ke pasar, maka saya selalu membawa kantong belanjaan. Sembari jalan, kita juga akan menyadari bahwa membawa satu kantong plastik saja tidak cukup. Misalkan saat membeli cabe atau ikan, ternyata penjual memasukkan ke dalam kantong plastik kecil. Lalu akhirnya terpikir untuk membawa kantong-kantong yang lebih kecil, maupun kertas bekas dan juga kontainer plastik untuk wadah belanjaan protein.